Sejarah Singkat dan Perkembangan Asuransi di Indonesia

Reading Time: 2 minutes

Anda pasti tahu bahwa pada masa kini, banyak sekali bermunculan jenis asuransi kesehatan. Salah satunya adalah asuransi kesehatan keluarga. Dalam memilih asuransi kesehatan keluarga, perlu melakukan pengecekan beberapa hal sebelum pembelian seperti   premi asuransi kesehatan keluarga terbaik, benefit yang ditawarkan harus yang sesuai kebutuhan, dan kejelasan apa saja yang ditanggung.  Barangkali Anda yang sudah memakainya dan kini penasaran mengenai bagaimana perkembangan asuransi di Indonesia itu?

Awal Mula Asuransi di Dunia

Sebelum membahas topik utama mengenai perkembangan asuransi di Indonesia, Anda juga perlu mengerti secara sepintas mengenai awal mulanya asuransi di dunia ini.

Pernahkah Anda tahu bahwa asuransi ternyata sudah ada sejak zaman dahulu, tepatnya sejak 3000-2000 SM? Ya, pada tahun tersebut orang-orang di sekitar lembah sungai Eufrat dan Tigris menerapkan jaminan pengiriman barang. 

Mereka memberikan sejumlah uang dan kapal sebagai jaminan dari pengiriman barang untuk perdagangan dengan masyarakat lainnya.

Lalu, pada abad ke-14 sistem lebih maju berkembang di wilayah Genoa dengan munculnya polis pertama asuransi untuk jaminan asuransi maritim. Tujuannya adalah memberikan modal kepada para penjelajah saat melakukan eksplorasi laut demi mencari sumber daya alam yang mereka butuhkan. 

Tokoh yang mencetak literasi mengenai asuransi muncul pada abad ke-16, yaitu bernama Pedro de Santarem.

Setelahnya, sistem asuransi ini berkembang pesat ketika masa-masa industrialisasi pada negara-negara di Eropa. Contohnya saja di negara Inggris. Bahkan London dan Inggris menjadi penanda pertama perkembangan asuransi modern di dunia.

Sejarah Perkembangan Asuransi di Indonesia

Sekarang, mari lanjut ke pembahasan pokoknya. Indonesia mengenal sistem asuransi modern sejak masa Hindia-Belanda. Tepatnya adalah sekitar tahun 1800-an.

Asuransi tersebut adalah bawaan dari negeri induk, yaitu Belanda pada saat itu. Tujuan dari diadakannya asuransi ini bukanlah untuk membantu rakyat kecil atau para pemilik usaha menengah, seperti yang ada di Eropa. 

Perkembangan awal asuransi di Indonesia hanya diperuntukkan untuk menunjang usaha dan kepentingan bisnis para pedagang Eropa dan elit lokal.

Pada tahun 1845, berdirilah perusahaan asuransi pertama di Indonesia. Namanya adalah Nederlandsh Indisch Levensverzekering En Lijfrente Maatschappij (NILLMIJ) yang merupakan cabang dan sistemnya menginduk pada perusahaan di Belanda, yaitu De Nederlanden Van. 

Pasca Perang Dunia II, perusahaan ini menghadapi kebangkrutan bersama beberapa perusahaan lainnya.

Hanya ada satu perusahaan yang akhirnya bertahan ketika kekuasaan Belanda beralih ke Jepang, yaitu O.L. Mij |Boemi Poetra. Perusahan ini pun berganti nama menjadi PTD Boemi Poetera atau Perseroan Tanggoeng Djiwa Boemi Putera.

Pasca kemerdekaan, perkembangan asuransi yang ada di Indonesia semakin menarik untuk diikuti perjalanannya. Terjadi penggabungan perusahaan hingga akhirnya Indonesia memiliki perusahaan asuransinya sendiri bernama Asuransi Jasindo. 

Baru pada tahun 1980-an muncul asuransi-asuransi modern yang pengelolanya tidak hanya dari pihak pemerintah, tetapi juga swasta, seperti AIA Financial, Allianz, Sinar Mas Asuransi, hingga Prudential.

Tidak hanya asuransi konvensional, di Indonesia berkembang pula asuransi yang berbasis syariah. Bagi Anda yang ingin memakainya, tidak perlu khawatir, karena di Indonesia asuransi telah diatur sesuai peraturan pemerintah.

Sudah Paham Perkembangan Asuransi di Indonesia?

Seperti itulah sejarah perkembangan asuransi di Indonesia. Jika ingin memilih layanan asuransi yang terbaik, sebaiknya Anda mencari referensi sesuai kebutuhan dan bertanyalah kepada orang-orang sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.